1/27/21

Reoccurring and... How?

Personally, I am interested in a life coach service because I just think that I need to face my problems and find a solution to them instead of moving on, but I know I need to seek help.

Here's a little story about me (I don't know, I just want to share this). Around 2019, I sought help from a psychologist in my college. After 2 sessions of counseling, it turned out I was getting better. But lately... I just feel that the problem that was bothering me that day is reoccurring these days. It will ruin my activities; I'm losing focus, demotivated, stressed out. I deeply want to fix this problem and seek help to get solutions to my problem together with me. I know it comes from my mind, myself. But I just don't know how to start it.

I don't know... I just want to share this.

12/26/20

Just in short...

i pretty knew i ever felt this kind of stress when i was stuck at home for the long 3 months straight. i could say this wasnt a kind of depression just bcs i aint feel really sad. i would say this more likely.. like, a confusion that actually coming from myself. my mind. i know. and i'm no longer motivated. at the same time, i do need friends but i dont want to socialize with people. my mind is very complex. i know. hahaha. i hope this was just because i'm fuckin exhausted and i hope i can get myself back to be stable soon. told ya, growin up is fuckin hard. eh, no, not growin up yang sulit, but being always rational itu sulit.. banget. banget banget banget. sebenernya kuncinya satu ya, sadar

sadar lagi sedih, sadar yang disedihin apa.
sadar lagi kesel, sadar yang dikeselin apa.
sadar lagi seneng, sadar seneng karena apa.
sadar lagi capek, sadar yang diperluin apa.

dan... sadar lagi kacau, sadar harus ngadu ke "siapa"

mungkin dari turunan kunci kesadaran itu ada yang lagi kendor. but all i feel right now is i just want to drawn myself in tearsss huh what a pity.
cheer up, Els! enough to feel stuck, lets get back to move because another journey has waitin for you! :)

11/21/20

Being an Intern

Hellooo again Bloggie, it's been a long time not posting any stories padahal aku punya sangat banyak stok cerita! :D

Long story short, as the title obviously, aku keterima jadi Graphic Design Intern di salah satu biro arsitektur di Bintaro, yaitu Studio Sae. It was all of a sudden I read a job vacancy from this bureau, as an intern. After had a short discussion with my friend, I applied this aaand I was accepted. 

All I think to work as a graphic designer is, yaa nggak jauh-jauh dari graphic designing itself dong, typography, layouting, and sense of design. And after going through for one month as an intern, ternyata aku jadi sadar, prospek as a graphic designer atau biro graphic design di Indonesia sepertinya jauh... jauh lebih sulit daripada di biro arsitek. Arsitek, karya dari profesinya sendiri jelas ada hasil, tapi masih dianggap bukan suatu kebutuhan penting di Indonesia. Apa lagi graphic design...

Ini pemikiranku yang masih jadi anak magang, and i'm a freshgrad. Okelah the fact right before aku alhamdulillah udah pernah nyemplung sana sini as a freelancer, but not this one. I'm working on a corporate (even tho its not that big haha), i have a team leader, co workers, and also the principal. Masa internku selesai Januari nanti, dan sebenernya ini udah memasuki masa probation aku, bukan intern lagi (but i like to call myself as 'anak magang' hehehe). 

Well... this feels a little bit hard. Work from home habit, new routinity, forced to be adaptive for my new workplace, demanded to be MORE communicative & be actively active, and so on. BUT i'm the way SUPER happy because... i can say, i finally got a job! After thru umm... about 6 months, maybe. I'm highly expecting this was the best.. best best scenario from Allah for my career journey, insyaAllah!

Ya udah i think that's all for my story about being an intern. Nggak detail-detail banget sih ya tentang internnya, malah curhatannya aja hahaha. Mungkin nanti pas udah agak longgar aku cerita lagi tentang seru-nggak nya jadi graphic designer hijrahan! hehehe. see ya!

8/7/20

My 'M' Cycle

Heeey everyone! How's your quarantine days?
Ya sebenernya udah nggak quarantine amat kali yah, udah mulai new normal di beberapa perkantoran dan sektor kegiatan lainnya, tapi yang ada malah covidnya makin menjadi-jadi di Indonesia.. ditambah lagi ada isu Indonesia bakal resesi segala. Hwadoh, serem-serem sedih ya :(

Been so long ya nggak nulis.. gak tau, rasanya kayak lost interest aja tiba-tiba. Padahal dibilang sibuk pun, nggak sesibuk ngurus Studio TA. Tapi tetep aja gitu rasanya mandek, abis buka blogger, nulis satu-dua kalimat, eh diclose lagi. Lebih mentingin buka candy crush karena aku cinta sekali challenge & competition —even just a game..

Oke! Judulnya spesifik banget haha. Aku mau share sedikit soal siklus mens aku ya.
Setelah 2 tahun belakangan ini aku coba memahami siklus mens aku, ternyata, i become mooore more sensitive both emotionally & physically kalo udah mau jadwalnya mens. Terus tiap longkap sebulan (entah ini sejujurnya aku juga ga tau ngitungnya gimana tapi ini valid banget), aku selalu merasakan perut nyeri, kaki pegel yang parah sampe ngilunya kumat, ga bisa tidur, uringan, nangis. Terus rasanya lebih needy.. definisi kadar temper melancholic naik, choleric down. Asli deh.
Oh, dan uniknya lagi, kalo menjelang waktunya mens, aku jadi mager sholat alias suka ngulur waktu sholat & ngajipun yang tadinya rajin jadi "ntar aja deh" hihihi...

Setelah aku coba browsing, wow, ternyata memang efek dari hormon estrogen di dalam tubuh setiap wanita pasti pasti paaasti berbeda di masing-masing orang. YaAllah ciptaan Allah emang keren banget nggak sih bisa beda-beda gitu? :')
Terus aku pernah nemu contoh lainnya efek si estrogen ini di filmnya Ayudia yang TTM 2 pas hamil Sekala. Rasanya... 10000% can relate!! Memaang sangat sangat benar bahwa itu semua bisa dikendalikan oleh otak/pikiran kita sendiri, tapi, ada beberapa situasi yang bener-bener out of our control no matter how hard we've tried to. Misal sebelumnya nggak pernah nangis, tiba-tiba ketemu temen bisa byuuurrr kejer tuh air mata yang kalo ditanya ya jawabnya gatau-kenapa-pengen-aja. Hahaha gak gak. Tapi asliii deh masyaAllah tabarakallah ini tuh udah kuasa illahi, udah jadi fitrahnya para kaum hawa, yang membedakan kita dengan kaum adam. *sound effect: cling*
EH TAPI bukan berarti bisa rewel sama pasangan dan minta dimanjain ya!!!!! plisss ladies jangan sampe lo rewel dikit alesannya lagi PMS, bocah banget lo asli kalo sampe iya. Inget, mengutamakan rasionalitas pikiran lo itu yang penting!!


Back again. Aku pun nyoba untuk iseng ngobrol soal urusan wanita ini sama temenku, terus dia punya gejala yang sama sama aku apalagi urusan ibadah! Aku pikir kan gak normal ya, masa iya sih mau menjelang mens kok ada orang jadi mager ibadah gitu kan. Ga taunya, ya emang bener ada. Aku dan temenku ini contohnya. Tau kenapa sebabnya?

Sebabnya adalah, usut diusut godaan syaiton kalo menjelang waktunya para wanita datang bulan memang LEEEEBIH besar dibanding sebelum-sebelumnya. Maka dari itu, kalo pas kita dapet, sebagai muslimah yang baik, dianjurkan untuk tetep perbanyak istighfar, wirid, dsb untuk keep in track iman kita gituu. Nggak ngasih kendor lah yah bahasa sekarangnya mah. Btw maaf ya, aku lupa banget haditsnya, tapi aku pernah baca.. mungkin nanti kalo udah nemu lagi aku edit post ini! :)

Sepertinya sekian dulu sharing dari aku kali ini hehe. Semoga aku bisa tetep suka nulis sampe aku tua nanti, semoga jodoh dunia akhiratku nanti bisa saling mendukung setiap saat, saling menghargai struggle masing-masing di masa lalu, saling menggunakan pikiran untuk berdiskusi, dan yang paling penting:
saling membantu dalam kebaikan dan meningkatkan ibadah kita sama Allah. Kalo ditulis bakal kebanyakan, beda post aja ini mah yah!

Aamiin..
Have a nice day, temen-temen! ^^

5/16/20

Pandemic Thoughts

Gute Nacht!

Di saat pandemi seperti ini, semakin banyak banget kemudahan-kemudahan yang ditawarkan untuk mengakses kebutuhan kita. Salah duanya yang sering banget kita lihat ataupun alami ya kebutuhan untuk keep up networking dan kebutuhan untuk belajar alias skills upgrading.

Kebutuhan akan networking walaupun the distance tears us apart kek gini tetep bisa terpenuhi dengan cara vidcall dan telp. Banyak banget tawaran online coursing/sharing yang bisa dengan mudahnya kita akses hanya dengan bermodal
internet dan gadget. Yaa tetep ada sih beberapa yang berbiaya.
Termasuk juga ya yang meeting-meetingan ala work from home sama instansinya.

Nah hal tersebut saat ini udah mulai jadi sesuatu yang menghabit, walaupun yaa memang feelnya akan beda yaa dengan keadaan before this pandemic spreading.
Keadaan-keadaan tersebut secara otomatis, sadar ga sadar, pushed us to be more on accessing our gadgets. Demand kita terhadap akses internet pun akan jadi lebih tinggi. Ya kan.

Sejauh ini, jujur saya menikmati banget sih mantengin online coursing duolingo, online sharing dari akun-akun hrdbacot, binaracademy, aaksen, dan nontonin tedx gitu. Tapii jujur juga ini ga tahan banget ketika lagi asik-asiknya nonton yah tiba-tiba dapet notifikasi dari provider yang ngasitau jatah kuota yang makin menipis. Nyesek bingit tau, biasa di kos nonton apapun sampe ketiduran, eh sekarang gabisa. Pelajaran juga sih biar nggak terlalu foya-foya kuota, alhamdulillah bersyukur juga walaupun sinyal di rumah uweleknya ampunn tapi masih bisa ngakses internet.

My purpose on writing this ya tak lain tak bukan untuk sharing ajasih, iya besok-besok kayaknya melihat demand terhadap internet yang meningkat ini sepertinya wifi lebih baik dipasang di rumah. Dan untuk penyelenggara online meeting, coursing, maupun sharing, smoga durasinya tetap dibuat singkat padat jelas agar kuota peserta dapat terbuang secara bijak. Ngahaha

Tschuss!

5/3/20

Cara Aman Menangis di Rumah

halo gais, kali ini aku ingin berbagi tips ying sidikit birminfiit karena sekarang lagi bulan Ramadhan dan kebetulan juga masih dalam suasana quarantine days during this pandemic. tidak lain dan tidak bukan, seperti judulnya yaitu Cara Aman Menangis di Rumah tanpa ketahuan orang rumah!
sebagaimana aku dalam hal apapun, ketika aku membagikan sesuatu, itu pasti berdasarkan pengalamanku pribadi, kalo aku belum pernah ngerasain, sebisa mungkin aku nggak akan langsung berkoar sana-sini. yang kenal aku pasti mengerti deeech. ya khan. yaudah langsung aja chekhidhot ghaiiss

1. Pas Lagi Mandi
pas lagi mandi ini nih.. cucok meong banget buat nangis. apalagi kalo ada shower, beuh udah makin cocok. jangan lupa keramas, dan nyalain keran bak/ember. nyalain keran ini bertujuan meredakan suara isak tangismu, kalo keramas ini buat pengalihan isu tampilan mata kamu aja. jadi semisal abis nangis mata kamu capek, merah, bengep, kan bisa beralasan kena sampo perih banget. yah tipis-tipis lah alesannya.. gila keren banget ga sih ide dari aku?? HAHAHA

2. Pas Semua Orang Udah Tidur
ah ini pasti common banget. pasti lah kalian pernah menangisi sesuatu di malam hari di mana semua orang di rumah sudah terlelap.. tapi tak mampu mengeluarkan suara, hanya sunyi dan tersesegukan sedikit. tak mengapa, wajar. nah ini cucok meong kalo jatah tidur kalian emang agak lama menurutku. kalo jatah tidur cuma sebentar kayak Ramadhan kali ini, mungkin lebih baik kamu cari seorang temen untuk bercerita keluh kesahmu, ubah sedikiiit dari kesedihanmu jadi sesuatu yang bisa diketawain. sedikit aja gapapa sih. yah tapi menyesuaikan juga kebutuhan utk menangis dari diri kamu seberapa besar yaa, begituuuh.

3. Pas Lagi Tahajjud
ini niiih golden moment yang sangat-sangat-sangat mendukung untuk menangosh di rumah seluwes-luwesnya tanpa mengundang tanya! eh, ga tau sih will it work on you apa engga, kalo di keluargaku yang berhubungan dengan sisi spiritualisme gitu tuh nggak banyak diganggu gugat bahkan UMUMNYA tidak diganggu gugat ngahahaha. tumpahin aja setumpeh-tumpehnya tu perasaan lubuk hati dan jiwa yang terdalam. ampe bengep ampe suara elu pada berubah serek-serek suneo juga gapapa karena kita berkeluh kesah kepada Tuhan semesta alam pencipta segala yang ada di semesta raya. love

4. Pas Lagi Ngaji
pas lagi ngaji, pas lagi tadarus qur'an. cakheup moment juga ini di aku, tapi nih biasanya aku akan menguraikan air mataku ketika ngaji kalo misalnya aku lagi sedih karena aku kangen orang, atau sedih yang apa yaa yang tipis-tipis tapi mengganggu pikiran gitu lah. jadi semisal udah agak mengganggu, dihempaskan.. perlahan.. melalui lantunan-lantunan ayat suci.. terus sodaqallah, shalawat, dipeluk deh qur'annya. gila romantis banget gak siiiiih???

nah sejauh ini cara-cara untuk menangis di rumah tanpa dikepoin orang rumah versi aku yang bisa aku share baru keempat cara di atas. barangkali kalian punya versi masing-masing dan lebih cocok, ya silahkan atuh saya mah cuma ngeshare aja.. jarang-jarang kan post aku isinya tentang sesuatu yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa. semoga suatu saat nanti bisa deh. aamiin. ngahahaha

semangat gais hidup memang tidak mudah. tapi kita harus punya keyakinan bahwa semua yang tidak mudahpun akan bisa kita lewati dengan bantuan niat, usaha dan doa. doa itu sesuatu yang variabelnya sangat luas loh, nggak si A iseng-iseng doain kamu maka terjadilah!!!! gitu ga sesimpel itu. bisa sih sesimpel itu, tapi tuh doa si A didorong sama doa kamu, doa orang tuamu, doa si F, doa si M, pokoknya luas bgt dah pusing kamu kalo mikirin kenapa kamu bisa begini begitu. dah intinya, hidup tidak mudah tapi harus dijalani, karena ketika kita hidup di hari ini, artinya kita diberikan kesempatan utk jadi lebih baik dari kita yang kemarin.
wassalamualaikum tschuss schatz! :)

4/9/20

a note to remember!

Kadang suka bingung nggak sih harus ngelakuin apa lagi setelah satu hal udah terselesaikan? Sama banget, lagi kayak gitu banget rasanya aku. ditambah rasa-rasa quarantine ini yang perlu di-quarantine-kan juga karena ga baik kalo diturutin terus hahaha. 

Kadang emang pikiran-pikiran rumit manusia suka nipu dirinya sendiri, juga aku. satu-satunya cara biar keluar dari keruwetan pikiran sendiri adalah, dilawan dengan sisi yang lain. wow seperti bipolar, tapi bukan cuy beda. kan musuh terbesar dalam hidup adalah diri sendiri. setan yang harus dilawan setan yang ada di diri sendiri. hahaha. terus ni kalo abis mikir ribet, kalo aku ngelawannya dengan mikir "take it easy on you sya, ada Allah. just be good on everything.", terus bawa sibuk biar ga mikir aneh-aneh lagi.
So far... it works sih.

Cape banget perang sama diri sendiri, asli dah. Fisik sama psikis kena, pasti. kayak lebih gampang capek aja padahal gabut?? hahaha. tapi kalo menang, keren lho, bisa enteng. wekekek tapi memang prosesnya tidak sebentar. 

Belakangan ini aku suka buka blog, enak nulis-nulis. Sekalian kutaruh disini saja dew~


lalu aku nemu juga hal-hal yang selama ini suka dipertanyakan gitu. Biasa mungkin umur-umur yang kata orang bakal sering nyari jati diri yah, jadi hal-hal esensial aja masih dipertanyakan. karena kalo someday ada yang nanya aku kayak gitu tapi aku ga bisa jawab, ya aku pengennya aku bisa jawab. ya gitulah, kan mau jadi mama arsitek yg keren.. hehehe


happy thursday, sebentar lagi ramadhan hihi

4/6/20

my random thoughts

Tschau!
selama hampir seminggu menjalani quarantine days yang literally full-time because this pandemic yang masih hebring, aku jadi agak kerasa sangat gabut. dan jadinya ya inilah aku ngepost blog lagi dan finally sempet ganti header & layout! hihi. fyi kerjaanku sekarang adalah garap jurnal, nyicil portofolio, deutsch course, nonton film, last but not least, pasti buka sosmed. on repeat.

bosan yaa pasti tapi ada baiknya kita nikmatin, i believe that we're gonna miss this moment someday, arent we?

hmm as the title, random thoughts. since i no longer have someone to tell my stories, i think im gonna post it here again like i used to... haha thanks blogger you never changed, terharu aku. semenjak pandemi ini jadi hebring banget aku jadi sering banget mikir, kalo ada orang yang nggak terbiasa untuk sendiri dan tiba-tiba harus ngelakuin apa-apa sendirian di tengah wabah begini yang aku yakin nggak akan sebentar, apakah mereka bisa survive ya? terus kan juga banyak banget imbauan utk ga pergi kemana-mana ya, menurutku ya ada saatnya ajasih kita tetep gapapa gituloh untuk keluar, menatap dunia luar. karena gimanapun juga kalo kalian sibuk ngeremin telor di rumah ya mental kalian yg ada yg ga sehat. vidcall and other online interaction still aint enough bruh. asli dah. tapi ya emang bandel sih, tapi ya gimana aku juga gitu kalo bosen banget nget aku cabut malem trus motoran ke kota HEHEHE trus pulang lagi kok.

setelah pendadaran kemarin aku jadi bener-bener mikirin kedepannya aku mau apa, ngapain aja, dan sebagainya, mengingat umurku juga mau 23 cuy tahun ini. omg, there are a lot of things i have to do. di titik ini aku tu ngerasa kayak ini aku di 2 tahun yang lalu, i have to choose my own path to get what i want to achieve. then here i am, berhasil mengejar ketertinggalan yg seharusnya sangat tertinggal; aku mundur 4 matkul studio which is 1 studio hanya bisa di 1 semester, berarti aku harusnya mundur 2 tahun dan bersama angkatan 2017 tapi aku berhasil ngejar untuk bisa ambil tugas akhir di oktober 2019 lalu, dan konsep & studio berjalan masing-masing satu periode aja. alhamdulillah banget.. asli. ga nyangka banget ternyata aku bisa ngelakuin hal itu gitu. oke itu mungkin soal akademik, lain hal dengan kisah cintaku, keluargaku. yaa pokoknya, aku dapet pelajaran banyaaaak banget rasanya.. dan rasanya aku pengen banget berbagi entah ke siapapun ttg pengalaman dan pelajaran yg aku dapetin sejauh ini. capek asli lama-lama kalo ngomong sendirian terus wkwk sampe mo nangis:(

cita-cita jangka panjangku adalah jadi ibu keren yang pokoknya kerenlah untuk anak-anakku, untuk keluarga. aku pengen punya anak, punya keluarga. aku pengen banget mengembangkan diriku sendiri, sebelum hari dimana cita-cita jangka panjangku bisa aku capai. tapi... di sisi lain, ada hal yang bikin aku takut juga. ketika aku merasa bisa melakukan segala hal dengan diriku sendiri, aku takut suatu hari malah aku merasa aku nggak butuh sandaran. atau bahkan lebih ngerinya lagi, nggak ada yang mau sama aku karena aku terlalu berdikari dan independen -they called it. makanya... agak sedih haha but that's ok masih lamaaa.. aku akan kepikiran untuk cari sosok suami mungkin pas umur 26, ya mungkin bisa juga lebih, bisa juga kurang, gataulah.. yg jelas di umur berapapun itu, menurutku udah saatnya untuk punya komitmen yang berlandaskan perkembangan diri sendiri. maksudnya gini, aku punya target-targetku sendiri dan X pun pasti punya (eh ini kalo tipeku harus punya sih wkwk), semisal kita sepakat untuk melangkah bersama selama 3 tahun ke depan atau berapapun itu, tapi kita sama-sama tryin to achieve our goals, ya itu namanya suportif dan that's what my type of relationship is. menurutku ini bisa dicapai ketika 2 orang udah sama-sama paham tentang dirinya sendiri, paham apa yg dia butuhin. ya bisa aja yang baru paham 1nya, trus ngingetin pasangannya, yah yah yah gitulah.. yah mungkin ini tipe pola pikir orang yg suka sendiri kali ya... wkwk.

teruus kemarin banget setelah sekian lama aku seolah-olah menemukan jawaban yang menurutku emm entahlah, bikin aku ngerasa lega. aku selama ini berkutat dgn pikiranku sendiri, kira-kira apaan sih yang aku sedihin dari dia? oh ternyata.. aku sedih karena aku kecewa sama ekspektasiku sendiri. dulu aku bisa melihat dia punya poin plus as my favorite person karena he's well known as a charismatic figure, a leader, wah pokoknya tuh tipe aku banget... hahaha. but then i shouldve realized sih dari saat aku kecewa berat yang pertama banget, he's no longer my fav.  karena kan semua manusia pasti bisa dan akan berubah.. diapun, akupun. dan nggak menutup kemungkinan juga sih segala perubahan ini walaupun misal lagi ke arah yang kurang baik, suatu saat akan ke arah yg lebih baik, even much better. tapi ya balik lagi ke manusianya pilihannya.. kayak kalo di ayat Qur'an Ar-Ra'd:11 yang intinya Allah nggak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum tsb mengubah dirinya sendiri. woh beneran rumit kan pikiran manusia, aku salah satunya..

mungkin kisah cintanya udahan dulu kaliya dibahasnya... apakah ini pertanda i'm moved on? asikkk alhamdulillah. Allah sebaik-baiknya pengatur rencana :)

hem panjang banget ternyata ya. mungkin aku akan tetep butuh orang untuk aku cerocosin panjang lebar tentang ini. words aint enough bruh! btw hari ini aku berkarya sedikit dengan kumamon... hahaha


selamat bobok, fellas! Gute Nacht all!