Mamaku adalah sosok manusia yang kuat sekali dan penuh penerimaan. Aku sanggup berkali-kali mengatakan ini di hadapan orang banyak, karena makin lama rasa bangga dan sayangku untuk Mama makin besar... yang baru kusadari.
11/23/25
Mama Menangis
Mamaku adalah sosok manusia yang kuat sekali dan penuh penerimaan. Aku sanggup berkali-kali mengatakan ini di hadapan orang banyak, karena makin lama rasa bangga dan sayangku untuk Mama makin besar... yang baru kusadari.
7/17/25
Kita Semua adalah Sore?
Sepulang kerja, aku menyempatkan nonton film yang belum lama ini muncul di bioskop di bilangan Kuningan. Sempat aku membatin, “kalau rame gini apa bakal dapet ya pesan filmnya?”
Hei batin, ternyata berkecamuk toh kamu dibuat oleh Sore? Hahaha..
Di tengah perasaan aneh yang menggelutiku sepanjang perjalanan pulang —bahkan perasaan ini sampai seharian tak hilang, aku coba menuliskan perspektifku dari apa yang aku tonton dan kurasakan, yang entah kenapa rasanya... begitu personal.
Ini tentang Sore: Istri di Masa Depan. And this is my personal take about the film —spoiler alert!
5/7/25
Taking a break
Yes, I am currently taking a break from my daily IG routine. Sederhana sekali alasannya: aku merasa lelah tiap melihat hampir setiap orang yang mutual denganku memiliki pattern postingan yang sama. Rasa lelahku akan hal ini sudah di titik tak lagi menyehatkan rasanya, mungkin hanya 10-15 dari sekian ratus yang pattern-nya berbeda. Logout saja tidak mempan —ini karena Instagram tidak memiliki fitur yang oke soal logout 1 akun dalam 1 device.
Lagipula, siapa bilang medsos hanya medsos aja?
Kata mereka ‘cuma’ medsos, tapi kini media sosial sudah bergeser peran dan fungsinya lho. Kalau memang ‘cuma’, untuk apa ada brand/perusahaan yang butuh merekrut karyawan yang khusus mengurus hal ini?
Ku ceritakan sedikit pekerjaanku menjadi anak medsos yang berjalan 5 tahun (di dunia profesional).. keseharianku membuat aku harus mengakses 4 akun profesional + 1 akun pribadi di hampir setiap waktu dalam 24 jam. Apalah itu second account, mana terpikir. Di jam-jam tertentu, aku membaca dan meriset materi kontenku, lalu aku mengetik, dan kemudian aku memposting kontenku. Tak berhenti sampai situ, setiap konten yang sudah kubuat dan posted, aku harus bisa menganalisis beberapa hal:
Yang menurut mereka ‘cuma’, ya di dalamnya tidak begitu. Bisa menjadi kompleks atau tidak, tergantung bagaimana posisi medsos untuk brand/perusahaan tersebut. Jika memang berada di industri digital, pastilah medsos kompleks.
Aih, untuk apa kujelaskan panjang lebar, toh ini bukan seminar atau sharing session soal medsos 😅
Kembali lagi ke ceritaku. Aku sedang beristirahat dan mencoba kembali fokus untuk menikmati dunia nyata agar tidak tenggelam dalam perasaan lelah karena dunia maya. Aku membaca buku, berinteraksi dengan teman, bekerja seperti biasa, dan sesekali aku main twitter. Aku tidak depresi, hanya butuh rehat sejenak. Sejenak… bisa dua minggu, sebulan, atau mungkin lebih? Hanya belajar mengikuti kesiapan diriku sendiri, sebagaimana aku sedang belajar memanusiakan manusia.
Sejauh ini, rasa ini bisa kunikmati kok.
4/26/25
On Her Trip..
![]() |
| Sokaraja, Purwokerto, Baturraden |
Siapa sangka kota ini bisa memberi kesan pertama yang baik untukku? Urusan kuliner memang tidak banyak ragamnya, tapi keramahan dan kesederhanaan justru terasa nyata di sini. Definisi slow-living lebih terasa di sini ketimbang di Solo. Walaupun slow-living, kota ini lebih memerhatikan infrastruktur transportasi umum ketimbang kota lain yang aku kunjungi. Kedatangan selanjutnya ke kota ini satu-dua hari tidak akan cukup, harus lebih dari tiga hari.
> Baturraden
Kalau ada yang bilang Tawangmangu atau Sekipan itu bagus, jangan salah, Baturraden lebih dari itu! Telaga Sunyi jadi tujuanku kemarin. Indah sekali alamnya, dan siapa sangka, banyak juga yang suka jalan kaki pagi-pagi menempuh naik-turunnya jalur Baturraden selain aku si awam ini.
![]() |
| Solo, Wonogiri, Tawangmangu |
> Solo
Sejak bertahun-tahun lalu lulus kuliah, ternyata Solo masih kerap jadi tujuanku. Baru kali ini aku akhirnya sadar, yang kurindukan bukan kotanya, tapi suasana dan rasa aman yang diberikan oleh kota kecil ini. Sayangnya, kesederhanaan kota ini tak lagi sama. Sudah kapitalis, kata orang. Kafe di mana-mana. Sepertinya, kalau sudah benar-benar tidak ada teman lagi, rasanya aku tidak akan memilih kota ini untuk menjadi tujuanku berlibur.
> Wonogiri
Berawal dari niatan untuk berkunjung ke salah satu abang karibku, yang dulu sering kuajak diskusi di kampus. Ternyata keputusan ‘aneh’ ini malah membawa kesan yang baik dariku untuk kota kecil ini. Kalau kubilang Purwokerto itu slow-living, kota ini lebih-lebih lagi! Dan yang paling menarik adalah: kamu belum resmi jadi pecinta mie ayam kalau belum pernah makan langsung di Wonogiri. Asli.
> Tawangmangu
Mungkin beda cerita kalau aku berkunjung ke Solo untuk transit dan bertujuan ke Tawangmangu yang memiliki beberapa tempat wisata alam maupun buatan yang terkonservasi, contohnya Atsiri. Sayangnya, menurutku tidak perlu diulang sampai beberapa kali. Mungkin kalau aku datang dengan kamu, rasanya jadi lebih sweet? Aw~
![]() |
| Parangtritis, Jogja, Magelang |
> Magelang
Entah lebih tepat disebut Muntilan, Magelang, atau Borobudur. Perjalanan ke sini berawal dari celetukan seorang teman yang ingin ziarah arsitektur. Sepanjang jalan mengamati kota ini, ternyata nyaman, namun belum begitu terasa. Mungkin karena terlalu singkat waktuku di sini, jadi belum sempat eksplor. Tapi, jika butuh tempat yang tenang untuk masa tua dan bukan daerah yang punya ambisi menjadi kota besar, Magelang bisa dilirik.
> Jogja
Katanya, Jogja Istimewa. Kenapa kali ini aku tidak merasa ada istimewanya, ya? Apa mungkin sebenarnya Jogja tidak ramah untuk solo trip dan baru terasa sekarang? Atau, karena aku tidak bersamamu di sini? Aih, setidaknya ada Kurnia Sari yang bisa kubawa pulang.
Dari sekian panjang perjalanan solo trip berhari-hari ini, satu hal yang aku yakini: Tuhan Maha Baik dan sebaik-baiknya perencana. Aku juga semakin yakin, apa yang ada di hadapan kita sekarang adalah yang terbaik dari Tuhan, yang memang sudah jadi rezeki kita apapun bentuknya.
Aku memohon diberikan kelapangan hati dalam menerima takdir yang ditentukan oleh-Nya. Dengan merapalkan doa seperti itu, ketika rencana kita tidak berjalan sesuai yang kita mau, rasa kecewa pasti ada, tapi saat itu pula Dia berikan penghiburan sehingga kecewa ini cepat teratasi dan tidak berlarut-larut. Ajaib, tapi bukankah perasaan ini memang datang dari kuasa-Nya juga?
Dan pada akhirnya, perjalanan yang kuanggap bukan mumpung, reward, atau escape ini mampu mengajarkan aku tentang: grateful, genuineness, dan detachment.
2/16/25
The Script in Jakarta!
Of course the 16 years-old-me never expected to go on a The Script concert at the age of 27 🤣 sendiri, pula.
![]() |
| The Script!! |
Working on a media company was really the best scenario that god addressed me —i had privileges like invited to a special events and also meet my boyfriend 😋. Yes I often went to concerts, but on a work purpose, alias liputan. But not this time.
I went. to The Script’s concert. alone. the experience was really DIFFERENT.
The opening was performed by Hoobastank. Actually i dont really know about their songs (sorry i’m not really into it) except “The Reason”. Ya… siapa sih yang enggak tau lagu satu itu?
Here’s the set list of The Script Jakarta 2025:
- You wont feel a thing
- Superheroes
- Rain
- Both ways
- Six degree of separation
- The man who cant be moved
- The last time
- Inside out
- If you could see me now
- Never seen quite like you
- Before the worst
- Nothing
- No good in goodbye
- Paint the town green
- For the first time
- Home is where the hurt is
- Breakeven
- Hall of fame closing
1/16/22
Revealing Myself
9/2/21
Consciously Conscious
It is okay to be not liked by someone (or even everyone). You don't have to be perfect. All of us are still human beings (and so do you, right?).
It is okay to stay with the people you like instead of staying with the people who like you. Everyone has their territories and decisions (and so do you, right?).
It is okay to be honest with yourself. It is okay to express your deepest feelings, either with anger or crying (or maybe both wkwk). You can sing along to a song you can relate to your feelings too. Everyone has a way to express their feelings.
Everyone will face their problems yet pressure. If you ever feel like you want to quit, just don't. You can take a break, but don't quit.
2/12/21
As a human
2 mata untuk melihat.
2 telinga untuk mendengar.
1 mulut untuk berucap.
Apa yang kita pandang dari sisi mata tidak harus kita validasi untuk dipercaya ketika kita belum mendengar versi lainnya dari sisi telinga, berlaku sebaliknya. Sedangkan apa yang diucapkan oleh mulut boleh saja berasal hanya dari mata atau apa yang kita lihat, atau telinga atau yang kita dengar, atau saja keduanya, but originally it comes from your mind; the one who took control of what you're gonna say.
1/27/21
Reoccurring and... How?
I don't know... I just want to share this.
12/26/20
Just in short...
i pretty knew i ever felt this kind of stress when i was stuck at home for the long 3 months straight. i could say this wasnt a kind of depression just bcs i aint feel really sad. i would say this more likely.. like, a confusion that actually coming from myself. my mind. i know. and i'm no longer motivated. at the same time, i do need friends but i dont want to socialize with people. my mind is very complex. i know. hahaha. i hope this was just because i'm fuckin exhausted and i hope i can get myself back to be stable soon. told ya, growin up is fuckin hard. eh, no, not growin up yang sulit, but being always rational itu sulit.. banget. banget banget banget. sebenernya kuncinya satu ya, sadar.
sadar lagi sedih, sadar yang disedihin apa.
sadar lagi kesel, sadar yang dikeselin apa.
sadar lagi seneng, sadar seneng karena apa.
sadar lagi capek, sadar yang diperluin apa.
dan... sadar lagi kacau, sadar harus ngadu ke "siapa"
mungkin dari turunan kunci kesadaran itu ada yang lagi kendor. but all i feel right now is i just want to drawn myself in tearsss huh what a pity.
cheer up, Els! enough to feel stuck, lets get back to move because another journey has waitin for you! :)
11/21/20
Being an Intern
Hellooo again Bloggie, it's been a long time not posting any stories padahal aku punya sangat banyak stok cerita! :D
Long story short, as the title obviously, aku keterima jadi Graphic Design Intern di salah satu biro arsitektur di Bintaro, yaitu Studio Sae. It was all of a sudden I read a job vacancy from this bureau, as an intern. After had a short discussion with my friend, I applied this aaand I was accepted.
All I think to work as a graphic designer is, yaa nggak jauh-jauh dari graphic designing itself dong, typography, layouting, and sense of design. And after going through for one month as an intern, ternyata aku jadi sadar, prospek as a graphic designer atau biro graphic design di Indonesia sepertinya jauh... jauh lebih sulit daripada di biro arsitek. Arsitek, karya dari profesinya sendiri jelas ada hasil, tapi masih dianggap bukan suatu kebutuhan penting di Indonesia. Apa lagi graphic design...
Ini pemikiranku yang masih jadi anak magang, and i'm a freshgrad. Okelah the fact right before aku alhamdulillah udah pernah nyemplung sana sini as a freelancer, but not this one. I'm working on a corporate (even tho its not that big haha), i have a team leader, co workers, and also the principal. Masa internku selesai Januari nanti, dan sebenernya ini udah memasuki masa probation aku, bukan intern lagi (but i like to call myself as 'anak magang' hehehe).
Well... this feels a little bit hard. Work from home habit, new routinity, forced to be adaptive for my new workplace, demanded to be MORE communicative & be actively active, and so on. BUT i'm the way SUPER happy because... i can say, i finally got a job! After thru umm... about 6 months, maybe. I'm highly expecting this was the best.. best best scenario from Allah for my career journey, insyaAllah!
Ya udah i think that's all for my story about being an intern. Nggak detail-detail banget sih ya tentang internnya, malah curhatannya aja hahaha. Mungkin nanti pas udah agak longgar aku cerita lagi tentang seru-nggak nya jadi graphic designer hijrahan! hehehe. see ya!
8/7/20
My 'M' Cycle
Heeey everyone! How's your quarantine days?
Ya sebenernya udah nggak quarantine amat kali yah, udah mulai new normal di beberapa perkantoran dan sektor kegiatan lainnya, tapi yang ada malah covidnya makin menjadi-jadi di Indonesia.. ditambah lagi ada isu Indonesia bakal resesi segala. Hwadoh, serem-serem sedih ya :(
Been so long ya nggak nulis.. gak tau, rasanya kayak lost interest aja tiba-tiba. Padahal dibilang sibuk pun, nggak sesibuk ngurus Studio TA. Tapi tetep aja gitu rasanya mandek, abis buka blogger, nulis satu-dua kalimat, eh diclose lagi. Lebih mentingin buka candy crush karena aku cinta sekali challenge & competition —even just a game..
Oke! Judulnya spesifik banget haha. Aku mau share sedikit soal siklus mens aku ya.
Setelah 2 tahun belakangan ini aku coba memahami siklus mens aku, ternyata, i become mooore more sensitive both emotionally & physically kalo udah mau jadwalnya mens. Terus tiap longkap sebulan (entah ini sejujurnya aku juga ga tau ngitungnya gimana tapi ini valid banget), aku selalu merasakan perut nyeri, kaki pegel yang parah sampe ngilunya kumat, ga bisa tidur, uringan, nangis. Terus rasanya lebih needy.. definisi kadar temper melancholic naik, choleric down. Asli deh.
Oh, dan uniknya lagi, kalo menjelang waktunya mens, aku jadi mager sholat alias suka ngulur waktu sholat & ngajipun yang tadinya rajin jadi "ntar aja deh" hihihi...
Setelah aku coba browsing, wow, ternyata memang efek dari hormon estrogen di dalam tubuh setiap wanita pasti pasti paaasti berbeda di masing-masing orang. YaAllah ciptaan Allah emang keren banget nggak sih bisa beda-beda gitu? :')
Terus aku pernah nemu contoh lainnya efek si estrogen ini di filmnya Ayudia yang TTM 2 pas hamil Sekala. Rasanya... 10000% can relate!! Memaang sangat sangat benar bahwa itu semua bisa dikendalikan oleh otak/pikiran kita sendiri, tapi, ada beberapa situasi yang bener-bener out of our control no matter how hard we've tried to. Misal sebelumnya nggak pernah nangis, tiba-tiba ketemu temen bisa byuuurrr kejer tuh air mata yang kalo ditanya ya jawabnya gatau-kenapa-pengen-aja. Hahaha gak gak. Tapi asliii deh masyaAllah tabarakallah ini tuh udah kuasa illahi, udah jadi fitrahnya para kaum hawa, yang membedakan kita dengan kaum adam. *sound effect: cling*
EH TAPI bukan berarti bisa rewel sama pasangan dan minta dimanjain ya!!!!! plisss ladies jangan sampe lo rewel dikit alesannya lagi PMS, bocah banget lo asli kalo sampe iya. Inget, mengutamakan rasionalitas pikiran lo itu yang penting!!
Back again. Aku pun nyoba untuk iseng ngobrol soal urusan wanita ini sama temenku, terus dia punya gejala yang sama sama aku apalagi urusan ibadah! Aku pikir kan gak normal ya, masa iya sih mau menjelang mens kok ada orang jadi mager ibadah gitu kan. Ga taunya, ya emang bener ada. Aku dan temenku ini contohnya. Tau kenapa sebabnya?
Sebabnya adalah, usut diusut godaan syaiton kalo menjelang waktunya para wanita datang bulan memang LEEEEBIH besar dibanding sebelum-sebelumnya. Maka dari itu, kalo pas kita dapet, sebagai muslimah yang baik, dianjurkan untuk tetep perbanyak istighfar, wirid, dsb untuk keep in track iman kita gituu. Nggak ngasih kendor lah yah bahasa sekarangnya mah. Btw maaf ya, aku lupa banget haditsnya, tapi aku pernah baca.. mungkin nanti kalo udah nemu lagi aku edit post ini! :)
Sepertinya sekian dulu sharing dari aku kali ini hehe. Semoga aku bisa tetep suka nulis sampe aku tua nanti, semoga jodoh dunia akhiratku nanti bisa saling mendukung setiap saat, saling menghargai struggle masing-masing di masa lalu, saling menggunakan pikiran untuk berdiskusi, dan yang paling penting:
saling membantu dalam kebaikan dan meningkatkan ibadah kita sama Allah. Kalo ditulis bakal kebanyakan, beda post aja ini mah yah!
Aamiin..
Have a nice day, temen-temen! ^^
5/16/20
Pandemic Thoughts
Di saat pandemi seperti ini, semakin banyak banget kemudahan-kemudahan yang ditawarkan untuk mengakses kebutuhan kita. Salah duanya yang sering banget kita lihat ataupun alami ya kebutuhan untuk keep up networking dan kebutuhan untuk belajar alias skills upgrading.
Kebutuhan akan networking walaupun the distance tears us apart kek gini tetep bisa terpenuhi dengan cara vidcall dan telp. Banyak banget tawaran online coursing/sharing yang bisa dengan mudahnya kita akses hanya dengan bermodal
internet dan gadget. Yaa tetep ada sih beberapa yang berbiaya.
Termasuk juga ya yang meeting-meetingan ala work from home sama instansinya.
Nah hal tersebut saat ini udah mulai jadi sesuatu yang menghabit, walaupun yaa memang feelnya akan beda yaa dengan keadaan before this pandemic spreading.
Keadaan-keadaan tersebut secara otomatis, sadar ga sadar, pushed us to be more on accessing our gadgets. Demand kita terhadap akses internet pun akan jadi lebih tinggi. Ya kan.
Sejauh ini, jujur saya menikmati banget sih mantengin online coursing duolingo, online sharing dari akun-akun hrdbacot, binaracademy, aaksen, dan nontonin tedx gitu. Tapii jujur juga ini ga tahan banget ketika lagi asik-asiknya nonton yah tiba-tiba dapet notifikasi dari provider yang ngasitau jatah kuota yang makin menipis. Nyesek bingit tau, biasa di kos nonton apapun sampe ketiduran, eh sekarang gabisa. Pelajaran juga sih biar nggak terlalu foya-foya kuota, alhamdulillah bersyukur juga walaupun sinyal di rumah uweleknya ampunn tapi masih bisa ngakses internet.
My purpose on writing this ya tak lain tak bukan untuk sharing ajasih, iya besok-besok kayaknya melihat demand terhadap internet yang meningkat ini sepertinya wifi lebih baik dipasang di rumah. Dan untuk penyelenggara online meeting, coursing, maupun sharing, smoga durasinya tetap dibuat singkat padat jelas agar kuota peserta dapat terbuang secara bijak. Ngahaha
Tschuss!
5/3/20
Cara Aman Menangis di Rumah
sebagaimana aku dalam hal apapun, ketika aku membagikan sesuatu, itu pasti berdasarkan pengalamanku pribadi, kalo aku belum pernah ngerasain, sebisa mungkin aku nggak akan langsung berkoar sana-sini. yang kenal aku pasti mengerti deeech. ya khan. yaudah langsung aja chekhidhot ghaiiss
1. Pas Lagi Mandi
pas lagi mandi ini nih.. cucok meong banget buat nangis. apalagi kalo ada shower, beuh udah makin cocok. jangan lupa keramas, dan nyalain keran bak/ember. nyalain keran ini bertujuan meredakan suara isak tangismu, kalo keramas ini buat pengalihan isu tampilan mata kamu aja. jadi semisal abis nangis mata kamu capek, merah, bengep, kan bisa beralasan kena sampo perih banget. yah tipis-tipis lah alesannya.. gila keren banget ga sih ide dari aku?? HAHAHA
2. Pas Semua Orang Udah Tidur
ah ini pasti common banget. pasti lah kalian pernah menangisi sesuatu di malam hari di mana semua orang di rumah sudah terlelap.. tapi tak mampu mengeluarkan suara, hanya sunyi dan tersesegukan sedikit. tak mengapa, wajar. nah ini cucok meong kalo jatah tidur kalian emang agak lama menurutku. kalo jatah tidur cuma sebentar kayak Ramadhan kali ini, mungkin lebih baik kamu cari seorang temen untuk bercerita keluh kesahmu, ubah sedikiiit dari kesedihanmu jadi sesuatu yang bisa diketawain. sedikit aja gapapa sih. yah tapi menyesuaikan juga kebutuhan utk menangis dari diri kamu seberapa besar yaa, begituuuh.
3. Pas Lagi Tahajjud
ini niiih golden moment yang sangat-sangat-sangat mendukung untuk menangosh di rumah seluwes-luwesnya tanpa mengundang tanya! eh, ga tau sih will it work on you apa engga, kalo di keluargaku yang berhubungan dengan sisi spiritualisme gitu tuh nggak banyak diganggu gugat bahkan UMUMNYA tidak diganggu gugat ngahahaha. tumpahin aja setumpeh-tumpehnya tu perasaan lubuk hati dan jiwa yang terdalam. ampe bengep ampe suara elu pada berubah serek-serek suneo juga gapapa karena kita berkeluh kesah kepada Tuhan semesta alam pencipta segala yang ada di semesta raya. love
4. Pas Lagi Ngaji
pas lagi ngaji, pas lagi tadarus qur'an. cakheup moment juga ini di aku, tapi nih biasanya aku akan menguraikan air mataku ketika ngaji kalo misalnya aku lagi sedih karena aku kangen orang, atau sedih yang apa yaa yang tipis-tipis tapi mengganggu pikiran gitu lah. jadi semisal udah agak mengganggu, dihempaskan.. perlahan.. melalui lantunan-lantunan ayat suci.. terus sodaqallah, shalawat, dipeluk deh qur'annya. gila romantis banget gak siiiiih???
nah sejauh ini cara-cara untuk menangis di rumah tanpa dikepoin orang rumah versi aku yang bisa aku share baru keempat cara di atas. barangkali kalian punya versi masing-masing dan lebih cocok, ya silahkan atuh saya mah cuma ngeshare aja.. jarang-jarang kan post aku isinya tentang sesuatu yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa. semoga suatu saat nanti bisa deh. aamiin. ngahahaha
semangat gais hidup memang tidak mudah. tapi kita harus punya keyakinan bahwa semua yang tidak mudahpun akan bisa kita lewati dengan bantuan niat, usaha dan doa. doa itu sesuatu yang variabelnya sangat luas loh, nggak si A iseng-iseng doain kamu maka terjadilah!!!! gitu ga sesimpel itu. bisa sih sesimpel itu, tapi tuh doa si A didorong sama doa kamu, doa orang tuamu, doa si F, doa si M, pokoknya luas bgt dah pusing kamu kalo mikirin kenapa kamu bisa begini begitu. dah intinya, hidup tidak mudah tapi harus dijalani, karena ketika kita hidup di hari ini, artinya kita diberikan kesempatan utk jadi lebih baik dari kita yang kemarin.
wassalamualaikum tschuss schatz! :)
4/9/20
a note to remember!

lalu aku nemu juga hal-hal yang selama ini suka dipertanyakan gitu. Biasa mungkin umur-umur yang kata orang bakal sering nyari jati diri yah, jadi hal-hal esensial aja masih dipertanyakan. karena kalo someday ada yang nanya aku kayak gitu tapi aku ga bisa jawab, ya aku pengennya aku bisa jawab. ya gitulah, kan mau jadi mama arsitek yg keren.. hehehe

happy thursday, sebentar lagi ramadhan hihi
4/6/20
my random thoughts
selama hampir seminggu menjalani quarantine days yang literally full-time because this pandemic yang masih hebring, aku jadi agak kerasa sangat gabut. dan jadinya ya inilah aku ngepost blog lagi dan finally sempet ganti header & layout! hihi. fyi kerjaanku sekarang adalah garap jurnal, nyicil portofolio, deutsch course, nonton film, last but not least, pasti buka sosmed. on repeat.
bosan yaa pasti tapi ada baiknya kita nikmatin, i believe that we're gonna miss this moment someday, arent we?
hmm as the title, random thoughts. since i no longer have someone to tell my stories, i think im gonna post it here again like i used to... haha thanks blogger you never changed, terharu aku. semenjak pandemi ini jadi hebring banget aku jadi sering banget mikir, kalo ada orang yang nggak terbiasa untuk sendiri dan tiba-tiba harus ngelakuin apa-apa sendirian di tengah wabah begini yang aku yakin nggak akan sebentar, apakah mereka bisa survive ya? terus kan juga banyak banget imbauan utk ga pergi kemana-mana ya, menurutku ya ada saatnya ajasih kita tetep gapapa gituloh untuk keluar, menatap dunia luar. karena gimanapun juga kalo kalian sibuk ngeremin telor di rumah ya mental kalian yg ada yg ga sehat. vidcall and other online interaction still aint enough bruh. asli dah. tapi ya emang bandel sih, tapi ya gimana aku juga gitu kalo bosen banget nget aku cabut malem trus motoran ke kota HEHEHE trus pulang lagi kok.
setelah pendadaran kemarin aku jadi bener-bener mikirin kedepannya aku mau apa, ngapain aja, dan sebagainya, mengingat umurku juga mau 23 cuy tahun ini. omg, there are a lot of things i have to do. di titik ini aku tu ngerasa kayak ini aku di 2 tahun yang lalu, i have to choose my own path to get what i want to achieve. then here i am, berhasil mengejar ketertinggalan yg seharusnya sangat tertinggal; aku mundur 4 matkul studio which is 1 studio hanya bisa di 1 semester, berarti aku harusnya mundur 2 tahun dan bersama angkatan 2017 tapi aku berhasil ngejar untuk bisa ambil tugas akhir di oktober 2019 lalu, dan konsep & studio berjalan masing-masing satu periode aja. alhamdulillah banget.. asli. ga nyangka banget ternyata aku bisa ngelakuin hal itu gitu. oke itu mungkin soal akademik, lain hal dengan kisah cintaku, keluargaku. yaa pokoknya, aku dapet pelajaran banyaaaak banget rasanya.. dan rasanya aku pengen banget berbagi entah ke siapapun ttg pengalaman dan pelajaran yg aku dapetin sejauh ini. capek asli lama-lama kalo ngomong sendirian terus wkwk sampe mo nangis:(
cita-cita jangka panjangku adalah jadi ibu keren yang pokoknya kerenlah untuk anak-anakku, untuk keluarga. aku pengen punya anak, punya keluarga. aku pengen banget mengembangkan diriku sendiri, sebelum hari dimana cita-cita jangka panjangku bisa aku capai. tapi... di sisi lain, ada hal yang bikin aku takut juga. ketika aku merasa bisa melakukan segala hal dengan diriku sendiri, aku takut suatu hari malah aku merasa aku nggak butuh sandaran. atau bahkan lebih ngerinya lagi, nggak ada yang mau sama aku karena aku terlalu berdikari dan independen -they called it. makanya... agak sedih haha but that's ok masih lamaaa.. aku akan kepikiran untuk cari sosok suami mungkin pas umur 26, ya mungkin bisa juga lebih, bisa juga kurang, gataulah.. yg jelas di umur berapapun itu, menurutku udah saatnya untuk punya komitmen yang berlandaskan perkembangan diri sendiri. maksudnya gini, aku punya target-targetku sendiri dan X pun pasti punya (eh ini kalo tipeku harus punya sih wkwk), semisal kita sepakat untuk melangkah bersama selama 3 tahun ke depan atau berapapun itu, tapi kita sama-sama tryin to achieve our goals, ya itu namanya suportif dan that's what my type of relationship is. menurutku ini bisa dicapai ketika 2 orang udah sama-sama paham tentang dirinya sendiri, paham apa yg dia butuhin. ya bisa aja yang baru paham 1nya, trus ngingetin pasangannya, yah yah yah gitulah.. yah mungkin ini tipe pola pikir orang yg suka sendiri kali ya... wkwk.
teruus kemarin banget setelah sekian lama aku seolah-olah menemukan jawaban yang menurutku emm entahlah, bikin aku ngerasa lega. aku selama ini berkutat dgn pikiranku sendiri, kira-kira apaan sih yang aku sedihin dari dia? oh ternyata.. aku sedih karena aku kecewa sama ekspektasiku sendiri. dulu aku bisa melihat dia punya poin plus as my favorite person karena he's well known as a charismatic figure, a leader, wah pokoknya tuh tipe aku banget... hahaha. but then i shouldve realized sih dari saat aku kecewa berat yang pertama banget, he's no longer my fav. karena kan semua manusia pasti bisa dan akan berubah.. diapun, akupun. dan nggak menutup kemungkinan juga sih segala perubahan ini walaupun misal lagi ke arah yang kurang baik, suatu saat akan ke arah yg lebih baik, even much better. tapi ya balik lagi ke manusianya pilihannya.. kayak kalo di ayat Qur'an Ar-Ra'd:11 yang intinya Allah nggak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum tsb mengubah dirinya sendiri. woh beneran rumit kan pikiran manusia, aku salah satunya..
mungkin kisah cintanya udahan dulu kaliya dibahasnya... apakah ini pertanda i'm moved on? asikkk alhamdulillah. Allah sebaik-baiknya pengatur rencana :)
hem panjang banget ternyata ya. mungkin aku akan tetep butuh orang untuk aku cerocosin panjang lebar tentang ini. words aint enough bruh! btw hari ini aku berkarya sedikit dengan kumamon... hahaha
selamat bobok, fellas! Gute Nacht all!
4/2/20
4 years and 8 months
There was a time when i was running fast like in a race, but then i have to stop because i stumbled. When i have to stop my race, i know my pain wouldn't be quickly recovered if i only sit n still waiting for somebody's help. I need to move to quicken my recovery. So i raised up, looking for my own recovery. When the time to race came back again, i started to run again.
I laugh too hard but then i cried too much. I know this is hurt sometimes but i enjoy it as well. Cause i know the only thing remain someday is the way i get thru the process.
Nobody said life will always be easy on us, right?
And definitely today, it’s been 4 years and 8 months i spent my life in this small city and I do know that nothing of that would be possible without all of you guys. Thanks for the memories, loves and hurts. Thank you and thank you, everyone!
Gute Nacht all! 😋
3/18/20
3/2/20
Naik ke Andong!
tanggal 1 Maret kemarin akhirnya alhamdulillah aku dapet kesempatan untuk naik lagi dan destinasinya kali ini adalah: Gunung Andong.
aku berangkat bareng Dipe dan Fajar, temen KKN ku. bermodal agak nekat, karena aku belum sidang dan udah mendekati tanggal deadline pengumpulan panel pameran, haha.
jadi kita berangkat di tanggal 29 Feb, jam 10 malam baru berangkat dari solo. berangkatnya malem karena dari pagi sampe sorenya aku ada job motret wisuda. tadinya juga nggak yakin untuk naik karena takut akunya yang malah ngedrop. tapi ya mau gimana lagi akumah anaknya dikenal santai banget... jadilah gas gas wae, ehehe.
btw kok naik ya nyebutnya... muncak ya gais maksud akuh
teruus yaudah baru sampe boyolali kota kita mlipir makan dulu di pecel lamongan gitu. lanjut perjalanan, dan sampelah di basecamp Andong jam set 1 malam. bermalam sejenak di basecamp, makan perbekalan, terus sempetin diri buat merem-merem manja dulu sebelum berangkat muncak. sekitar jam 4 barulah kita cus.
jujur menurutku Andong jauh lebih asik daripada Cumbri hehe karena adem banget asliii dan aku lebih suka pemandangannya; ijo-ijo aya cai'na! terus aku tu nggak berasa capek yang capek banget kayak kata temen-temenku gituloh, pegel tapi nggak parah. dan alhamdulillah kemarin nggak sampe blackout kayak waktu pertama aku naik Cumbri itu. sepanjang perjalanan ya bukan elsya namanya kalo nggak ngoceh-ngoceh gapenting... yaudah. aku berasa jompo, tapi Dipe juga jompo kok. Fajar doang nggak hahaha asli seneng banget ngeliat dan menghirup udara yang asriii banget. refreshing bangetlah pokokna!
yasudah kita menikmati sunrise memang bukan pas di atas puncak banget, tapi agak bawahnya dikit, pas banget viewnya plong ke Merbabu dan sunrise. kabut manja beriringan dengan semburat cahaya matahari yang perlahan tampak.. indah banget. dan karena aku sangat-sangat suka dengan pohon pinus, nggak berhenti-henti aku fotoin pinus yang kena cahaya matahari. indahnya lagi-lagi bukan main..
ya singkat cerita aku di atas cuma sampe jam 7, terus turun lagi dan yaudah bebersih badan, dan siap-siap pulang itu sekitar jam set 10 paginya. plus makan dulu di salatiga, jujur aku mesen ayam goreng dan ternyata ayamnya gede banget... tapi worth the price kok. jadilah sudah sampai lagi di Solo sekitar jam set 1 siang.
Seneng banget... super-super seneng karena bener-bener refreshingnya dapet banget! yaa walaupun balik-balik tetep harus menghadapi dan mengejar deadline panel untuk pameran di tanggal 5, tapi tetep, seneng banget dan bersyukur banget!
sekian ceritaku, next stop for muncak: Merbabu! (aamiin hehe)
ini dia dokumentasinyaa~
10/20/19
Pertama kalinya "Naik"!
Jadiii Sabtu lalu adalah pertama kalinya aku muncak. Nggak muncak gunung juga sih, lebay lebay. Baru muncak bukit aja kok.. hehe. Bukitnya namanya Cumbri, ada di perbatasan Ponorogo dan Wonogiri.
Berbekal persiapan yang nggak disiap-siapin banget, jadilah aku berempat pergi ke Cumbri. Wah excited banget akuuu tapi ternyata my body couldn't deal with my excitement HAHA baru hampir di pos bayangan gitu tiba-tiba pandangan buyar dan berkunang-kunang... pendengaran mendadak hilang... perut mual. Wah ambyar abis deh. Tapiii perjalanan tetap dilanjut dong.
Sampai di puncak, kita diriin tenda dulu, baru deh sight-viewing. Walaupun cuma keliatan perbukitan dan perumahan serta jalan-jalanan gitu, nggak seberapa emang sama view kalo naik gunung beneran.. tapi seru banget dan puas, jujur! Sampe berkali-kali nyebut di dalem hati karena aku pribadi nggak sangka bisa naik gitu hehe..
Malam datang dan kita sight-viewing lagi tapi viewnya ga kalah bagusss. Lampu-lampu kecil yang berasal dari rumah warga dan jalanan, ditambah lagi view di langit ada taburan bintang. Tapi ga ada yang bisa ngalahin langit Kapota sih...
Suguhan alam nggak berhenti di malam aja. Alhamdulillah aku berhasil dokumentasiin bentangan horizon yang dari gelap sampai ada semburat cahaya dari matahari. Iya, sunrise..
Seseru itu yaa naik... banyak banget yang bisa dipelajarin, especially about thankfulness and putting trust. Asli, ga nyesel aku kesana dan malah kepengen lagi untuk naik.. ga cuma ke Cumbri lagi hehe tapi ke gunung.
Semoga ada kesempatan, biar bisa terus belajar dari alam. Aamiin.
Sebagai penutup, ini dia dokumentasi dari aku! Here you go~
![]() |
| ini aku!!! hehe |
![]() |
| ini squad aku: Arvy, Lisa, aku, dan Firos |

❤❤❤
















