I got this from linkedin.com
6/26/18
6/12/18
Introducing: INSPIGO!
Okeokeee jadi kali ini aku bakal review tentang aplikasi yang menurut aku sangat bermutu hahaha yaitu INSPIGO. Aplikasi ini bisa didownload di playstore atau appstore kok, tapi sayangnya para pengguna windows belum beruntung karena di microsoft store belum ada:(
Ada apa sih di aplikasi Inspigo?
Nah, jadi tuh di dalem Inspigo kamu bisa dengerin berbagai macam podcast dengan bahasan yang beda-beda gitu dan pilihannya buanyak banget ga boong. Yang dibahas apa aja emang sya? Banyak juga nih, contohnya build a critical thinking, people management, building partnership with media, decision making, dan masih banyak banyak banyak lagi. Satu bahasan bisa terbagi jadi 5-8 sesi, dimana persesinya itu dibikin kayak playlist lagu gitu. Dan ohya, itu pembicaranya satu bahasan ya satu pembicara. Yang udah aku denger Critical Thinking – Alamanda Shantika, Judgement & Decision Making – Najwa Shihab, People Management – Wishnutama, dan… lupa apa aja wkwk tapi on going ini ada Writing a Captivating Story – Ernest Prakasa (recommended! Inilah yang mendorong aku jadi suka ngepost di timeline line maupun ngeblog lagi hehe)
Apakah dengan mendengarkan podcast macem itu bener-bener bisa menginspirasi diri sendiri?
Ya enggak cuma didengerin doang doong, dengerin podcast macem itu menurut aku bisa jadi salah satu cara buat bikin gebrakan di dalam diri kita sendiri dalam rangka “improving our self-improvement“. Kayak misal abis aku dengerin punyanya Ernest, aku jadi tau alternatif lain dalam nge-breakdown tujuan-tujuan hidup gitu. Eh gimana ya bahasanya, intinya aku lebih terarahkan aja sih karena untuk ngebreakdown life goals ada baiknya kita lebih peka dengan lingkungan sekitar, terus selama ini kita tinggal di lingkungan yang seperti apa, ngeliat potensi diri sendiri lewat hobi atau diliatnya dari lingkungan lagi gitu, ya macem itu gitudeh. Ya gitu.. wkwk.
Cobain deh aplikasinya, it’s worth to hear di kala gabut melanda. Daripada aku dengerin lagu yang sendu-sendu dan membiarkan sisi melankolisku merajalela menguasai si koleris dan menyingkirkan pikiran-pikiran sehatku kan wkwk.
So, here it goes! Previewnya aplikasi Inspigo kalo di hp android
QOTD:
"Move on dari kegagalan itu emang susah, tapi, lebih susah lagi move on dari keberhasilan."
6/6/18
one of a kind: Leader.
di tengah-tengah rasa suntuk akan kepadatan deadline menjelang pulang ke kampung halaman, aku memutuskan untuk ngepost di blog. oke sya siaaaap wk.
so halo semua! akhir-akhir ini aku sering banget ngeblog ya ga sih? iya jadi demen nulis lagi sekarang.. pelan-pelan mau nekunin sambilan sbg reviewer nih! entah itu book review, movie, places, food, application, stuffs, online shop, dan semacamnya lah ya..
well ok guys jadi tiba-tiba banget aku pengen ngeshare tentang siapa sosok "leader" menurut aku.
pertama-tama, apa sih maknanya leader?
pemimpin? oke. ketua? oke juga. kepala? oke juga kok. ya semua pendapat bener-bener aja sih kan semua orang bebas berpendapat. hehehe..
menurut aku, leader (atau leadership) itu gimana seseorang itu menjadi sosok yang teratas, tapi dengan dia punya posisi teratas atas sesuatu itu dia harus bisa mengayomi apa yang ada di bawahnya dan juga memberikan bimbingan entah itu bimbingannya dalam bentuk motivasi, semangat, atau ya semacamnya lah ya kalian pasti ngerti kan udah gede (hem). wkwk. TAPI di sisi lain sosok itu juga harus tetep disegani sama apa yang ada di bawahnya, tetep ada respect dari bawahnya juga gitu, walaupun metode dia untuk mengayomi bisa aja kan dengan cara membaurkan diri sama bawahannya itu biar dapet kinerja yang baik di dalam tim. setuju apa setuja?
dan sulitnya menurutku, adalah harus membedakan posisi sosok leader ketika dia berhadapan dengan orang-orang di dalam internal timnya sendiri dan ketika dia berhadapan dengan orang luar timnya. anggep di suatu organisasi ada ketuanya, nah dia ini menggunakan metode "jadi konco" sama staffnya supaya bondingnya dapet dan terbentuk iklim kinerja antartim yang manteup. cuma sama staff-staffnya dia make metode ini, untuk yg lain nggak; auto-memposisikan diri sebagai "ketua".
so halo semua! akhir-akhir ini aku sering banget ngeblog ya ga sih? iya jadi demen nulis lagi sekarang.. pelan-pelan mau nekunin sambilan sbg reviewer nih! entah itu book review, movie, places, food, application, stuffs, online shop, dan semacamnya lah ya..
well ok guys jadi tiba-tiba banget aku pengen ngeshare tentang siapa sosok "leader" menurut aku.
pertama-tama, apa sih maknanya leader?
pemimpin? oke. ketua? oke juga. kepala? oke juga kok. ya semua pendapat bener-bener aja sih kan semua orang bebas berpendapat. hehehe..
menurut aku, leader (atau leadership) itu gimana seseorang itu menjadi sosok yang teratas, tapi dengan dia punya posisi teratas atas sesuatu itu dia harus bisa mengayomi apa yang ada di bawahnya dan juga memberikan bimbingan entah itu bimbingannya dalam bentuk motivasi, semangat, atau ya semacamnya lah ya kalian pasti ngerti kan udah gede (hem). wkwk. TAPI di sisi lain sosok itu juga harus tetep disegani sama apa yang ada di bawahnya, tetep ada respect dari bawahnya juga gitu, walaupun metode dia untuk mengayomi bisa aja kan dengan cara membaurkan diri sama bawahannya itu biar dapet kinerja yang baik di dalam tim. setuju apa setuja?
dan sulitnya menurutku, adalah harus membedakan posisi sosok leader ketika dia berhadapan dengan orang-orang di dalam internal timnya sendiri dan ketika dia berhadapan dengan orang luar timnya. anggep di suatu organisasi ada ketuanya, nah dia ini menggunakan metode "jadi konco" sama staffnya supaya bondingnya dapet dan terbentuk iklim kinerja antartim yang manteup. cuma sama staff-staffnya dia make metode ini, untuk yg lain nggak; auto-memposisikan diri sebagai "ketua".
Subscribe to:
Posts (Atom)


